Tim nasional Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Bahrain di pertandingan terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Semua pemain yang dipanggil seleksi tidak ada yang dari klub Indonesian Super League (ISL).

Diterangkan Koordinator Timnas, Bob Hippy, 30 pemain akan mengikuti seleksi pada akhir bulan ini, untuk dikerucutkan menjadi delapan, melengkapi skuad 10 pemain yang sudah pasti masuk skuad dan dibawa ke Bahraian.

Ke-10 pemain itu adalah Irfan Bachdim (Persema), Syamsul Arif (Persibo), Kurnia Mega (Arema), Dendy Santoso (Arema), Gunawan Dwi Cahyo (Arema), Hendro Siswanto (Arema), Ferdinand Sinaga (Semen Padang), Abdul Rahman (Semen Padang), Wahyu Wijiastanto (Persiba Bantul), dan Irfan Raditya (Arema).

"TC (training camp) timnas PPD akan dikumpulkan pada 29 Januari, di Cibubur bersama (pelatih) Aji Santoso. Nanti sejumlah pemain akan dipanggil," ujar Bob saat dihubungi wartawan, Kamis (26/1/2012).


.
Seperti telah menjadi sikap PSSI, pemain yang memperkuat klub yang bermain di luar kompetisi resmi (baca: ISL), tidak dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas itu. Mereka yang diseleksi semuanya dari klub-klub Indonesian Premier League (IPL)

"Pemain muka baru semua bermain di IPL. Ya itu tadi, kami akan menyeleksi pemain-pemain yang di IPL. Kemarin memang banyak pemain dari ISL. Untuk itulah kami akan melakukan proses seleksi ulang,"' papar Bob.

"Selain itu, kami akan coba seleksi sekitar 30 % pemain yang baru berusia 23 tahun di klub yang bermain di IPL.

"Untuk tim baru dan sebelumnya, kira-kira prosentasenya 80 sampai 20 %. Maksunya, 80 % muka-muka baru. 20% pemain lama. 80 % pemain-pemain baru akan diambil dari klub-klub yang ikut berkompetisi IPL,"' lanjut dia.

Proses seleksi, tambah Bob, akan dipimpin langsung oleh Aji selaku pelatih kepala. Pertandingan Indonesia di kandang Bahrain akan digelar pada 29 Februari. Dari lima pertandingan sebelumnya pasukan "Garuda" selalu kalah.

Daftar 30 nama yang akan diseleksi :

1. Andi Muhammad (PSM Makasar)
2. An Aswar (PSM Makasar)
3. M. Jupri (PSM Makasar)
4. Aditiya Saputra Dewa (PSM Makasar)
5. Ismail Haris (PSM Makasar)
6. Zakir Sulaiman (Persiraja)
7. Bi Zahil Zalwa (Persibo)
8. Sigit Miko Susanto (Persibo)
9. Iqbal Ades (Persikabo)
10. M Fahri (Persitara)
11. Iman Air (Persijap Jepara)
12. Fendi Yulianto Sugianto (Persijap Jepara)
13. Abdul Latif Husin (Persijap Jepara)
14. Gipsi Taalit ( Persijap Jepara)
15. Ahmad Buhari (Persijap Jepara)
16. Safry Amri (Persijap Jepara)
17. Farid Agus Dinata (Arema)
18. Sunarto (Arema)
19. Ahamd Fariz (Arema)
20. Ahmad Rizal (Persija)
21. Hendra Adi Bayan (Persija)
22. Saraki (Persija)
23. Zico Aifa (Semen Padang)
24. Doni Andhika Putra (Semen Padang)
25. Putra Syabilunl Rozak (Semen Padang)
26. Ricky Akbar Ohorela (Semen Padang)
27. Ricard Gibert (Semen Padang)
28. M. Alfin Adri (Persebaya)
29. Abdulrahman (Madiun Putra)
30. Ziryawan (Persema)
Detiksport
»»  read more


Timnas Indonesia U-17 memulai kiprahnya di turnamen HKFA International Youth Football Invitation dengan positif. Skuad "Garuda Muda" menang tipis 1-0 atas tuan rumah Hong Kong.

Pada pertandingan di Stadion Pok-Kung, Zhi San Wan, Jumat (27/1/2012), kemenangan Indonesia ditentukan oleh gol yang dicetak Indra Kelana Nasution di menit 35. Ia memaksimalkan bola liar di depan gawang lawan, meneruskan tendangan Samsul Muhidin yang membentur tiang gawang.



"Aku bangga bisa cetak gol di laga perdana ini," ujar penyerang remaja asal Medan itu saat dihubungi detikSport melalui saluran telepon.

Pelatih Indra Syafri mengaku cukup puas dengan hasil di pertandingan pertama ini, namun masih akan meningkatkan performa anak-anak asuhannya.

"Ya ini belum penampilan terbaik, karena baru tampil perdana," ujarnya.

Besok Indonesia akan melakoni laga keduanya melawan Makau, sebelum menghadapi Singapura. Detiksport
»»  read more

Kejadian mirip kecelakaan Xenia yang menewaskan 9 orang terjadi di Makassar. Seorang siswa SMP berinisial HR (14), mengemudikan mobil secara ugal-ugalan sehingga menabrak 15 orang di lima lokasi berbeda.

Jazz merah DD 175 UG akhirnya dirusak warga yang geram atas ulah HR. Kini 15 orang korban tabrakan dirawat di RS Haji Makassar.

Seperti yang dituturkan Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP M Hidayat, tabrakan yang terjadi pada Sabtu (28/1/2012) pagi ini bermula di Jl Baji Gau, dekat SMPN 3 Makassar. Tabrakan kedua terjadi di Jl Cendrawasih, dekat gereja Bukit Zaitun.

Tak cukup sampai di situ, HR kembali menabrak orang di Jl Dangko, lalu menabrak kendaraan warga di Kompleks Hartaco. Aksi HR baru berhenti setelah menabrak warga di Jl Dg Tata I.

Jazz yang dikemudikan HR (M Nur Abdurrahman/ detikcom)

"Pelaku saat ini diamankan di Polsek Tamalate, mobil pelaku yang dirusak massa sementara menunggu mobil derek dan dijaga anggota Polantas, sebanyak 15 korban tabrakan dilarikan ke RS Haji dan rumah sakit terdekat lainnya," terang Hidayat.


ABG Penabrak 15 Orang Tak Punya SIM dan Baru 2 Kali Kemudikan Mobil

15 Orang menjadi korban aksi HR (14) yang mengemudikan mobil secara ugal-ugalan di Makassar. Dari keterangan kepolisian, jam terbang ABG ini dalam mengemudikan mobil sangatlah minim.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui baru dua kali menyetir," tutur Kasatlantas Polrestabes, AKBP M Hidayat saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/1/2012).

Hidayat memastikan HR juga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) karena usianya yang masih belia. Hingga saat ini HR masih diperiksa di Mapolrestabes Makassar oleh petugas Unit Lakalantas.

"Belum punya SIM," tutur Hidayat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tabrakan yang terjadi pada pagi ini bermula di Jl Baji Gau, dekat SMPN 3 Makassar. Tabrakan kedua terjadi di Jl Cendrawasih, dekat gereja Bukit Zaitun.

Tak cukup sampai di situ, HR kembali menabrak orang di Jl Dangko, lalu menabrak kendaraan warga di Kompleks Hartaco. Aksi HR baru berhenti setelah menabrak warga di Jl Dg Tata I dan mobil Jazz merahnya dirusak massa.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban tabrakan hanya terserempet sehingga hanya mengalami luka ringan.


ABG Penabrak 15 Orang Bawa Kabur Jazz Ayahnya

15 Orang luka ringan karena ditabrak Jazz merah yang dikemudikan ugal-ugalan oleh HR (14). Hasil pemeriksaan sementara oleh polisi, HR 'mencuri' mobil milik ayahnya yang sedang mencari nafkah berjualan Coto Makassar.

"Dia menggunakan mobil tersebut tanpa seizin dan tanpa sepengetahuan ayahnya yang sedang berjualan Coto Makassar," ujar Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP M Hidayat saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/1/2012).

Pelaku juga dapat dipastikan tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) karena masih tergolong anak di bawah umur. HR juga diketahui baru dua kali mengemudikan mobil.

"Belum punya SIM," tutur Hidayat.

Mobil milik orangtua HR ini yang rusak berat setelah dihancurkan massa ini kini diamankan oleh unit Lakalantas Satlantas Polrestabes Makassar. Sementara Hadi sendiri masih diperiksa di Mapolrestabes Makassar oleh petugas Unit Lakalantas Polrestabes.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tabrakan yang terjadi pada pagi ini bermula di Jl Baji Gau, dekat SMPN 3 Makassar. Tabrakan kedua terjadi di Jl Cendrawasih, dekat gereja Bukit Zaitun.

Tak cukup sampai di situ, HR kembali menabrak orang di Jl Dangko, lalu menabrak kendaraan warga di Kompleks Hartaco. Aksi HR baru berhenti setelah menabrak warga di Jl Dg Tata I dan mobil Jazz merahnya dirusak massa.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban tabrakan hanya terserempet sehingga hanya mengalami luka ringan. Detik.com

»»  read more


Kegiatan favorit bisa membuat Anda lebih bahagia, tetapi tidak halnya jika yang disebut hobi itu adalah kegiatan seperti makan junk food, kerja sampai larut malam, dan berinteraksi dengan media. Tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, kondisi kejiwaan Anda juga akan mengalami gangguan. Demikian menurut profesor psikologi Mary Jane Rotheram-Borus dari University of California, Los Angeles.

Penelitian yang dilakukan Rotheram-Borus memperlihatkan, konsumsi makanan cepat saji dapat memberi asupan sekitar 1.000 kalori lebih banyak daripada yang seharusnya. Sementara paparan media yang berlebihan, baik dengan membaca majalah, tabloid, dan katalog maupun penggunaan ponsel, komputer, serta gadget, dapat membuat interaksi normal dengan orang lain semakin berkurang. Ditambah lagi, untuk mencukupi kedua kebutuhan ini, orang cenderung bekerja lebih lama dan rela menjadi komuter agar bisa mendapatkan penghasilan lebih besar.

Agar hidup bisa lebih berkualitas, Rotheram-Borus menganjurkan untuk kembali ke tradisi makan di rumah. "Biasakan makan di rumah pada malam hari, alih-alih di restoran," katanya. Perhatikan asupan makanan Anda, pilih bahan makanan yang sehat, serta jauhkan makanan tidak sehat dari kulkas Anda. "Kalau barang seperti itu tersedia di rumah, Anda pasti akan terdorong untuk memakannya," ujar Rotheram-Borus.

Selain itu, Anda juga perlu untuk menyeimbangkan hidup dengan mengurangi waktu lembur dan lebih banyak meluangkan waktu untuk orang-orang terdekat maupun keluarga. "Ini penting bila Anda punya anak. Sebab, bagaimana Anda berharap anak-anak akan menjadi generasi yang sehat dan seimbang, jika orangtuanya bekerja lebih dari 12 jam sehari," kata Rotheram-Borus.

Sumber :medicinenet - Kompas
»»  read more


Harga diri atau self esteem adalah pandangan keseluruhan dari individu tentang dirinya sendiri. Membangun citra diri biasanya diawali pada masa kanak-kanak dan sangat tergantung dari apa yang dia dengar tentang dirinya dari orang lain.

Jadi, jika seorang anak selama masa hidupnya mendengar pujian, motivasi, dan kritikan yang membangun, maka kemungkinan besar anak itu akan berkembang menjadi pribadi yang baik dan memiliki rasa harga diri yang tinggi.

Di sisi lain, jika anak selalu dikritik, diperlakukan kasar dan tidak pernah diberikan penghargaan atas prestasi kecil yang dia dapat, maka anak cenderung tumbuh menjadi pribadi yang kurang memiliki kepercayaan diri.

Membangun kepribadian seorang anak normalnya dimulai dari lingkungan rumah. Kepribadian individu mulai terbentuk pada masa kanak-kanak, sehingga orang tua mempunyai tanggung jawab besar dalam pembentukan self esteem sang anak.

Berikut adalah beberapa tips untuk membangun rasa harga diri yang tinggi pada anak, seperti dikutip Lifemojo :

  • Jadilah pendengar yang baik: Di tengah kehidupan modern saat ini, seringkali orang tua sulit meluangkan waktu untuk anak-anak mereka. Sesibuk apa pun, wajib bagi Anda untuk membagi waktu bersama anak-anak setiap hari. Tinggalkan semua pekerjaan Anda, duduk dan bicaralah dengan anak Anda seperti halnya Anda berbicara dengan orang dewasa..
  • Pujilah Anak Anda: Anak Anda mungkin datang kepada Anda untuk menunjukkan suatu keahlian atau hasil ujian yang diperolehnya di sekolah. Berikan pujian kepada anak Anda untuk karyanya, namun jangan berlebihan.
  • Jangan bandingkan: Orang tua sering membandingkan satu anak dengan anak lain atau tetangga dengan maksud bahwa anak Anda dapat berubah dan menjadi seperti yang Anda harapkan. Namun, ini bukanlah cara yang benar karena dapat mengarah ke pembentukan perasaan rendah diri pada anak yang bersangkutan.
  • Jangan mengkritik terlalu keras: Kritik yang keras selalu membawa hasil yang merugikan. Jika Anda ingin mengkritik, lakukan dengan kata-kata yang halus dan jangan sampai menyinggung perasaannya.
  • Jadilah contoh: Anak-anak umumnya tidak terlalu bisa banyak mengingat nasihat dari orang tua mereka. Akan tetapi mereka cenderung mengamati perilaku dan sikap Anda. Jadi, berikanlah panutan yang baik pada anak-anak Anda.
Kompas

»»  read more


Melahirkan di rumah semakin banyak diminati para ibu di Amerika Serikat. Menurut data resmi disebutkan antara tahun 2004 - 2009 terjadi peningkatan sampai 29 persen.

"Peningkatannya antara lain dipicu oleh perempuan Hispanik," kata Marian MacDorman, ahli statistik dari Center for Disease Control and Prevention (CDC).

Ia menduga semakin banyaknya wanita yang melahirkan di rumah mungkin disebabkan karena mereka menginginkan persalinan dengan intervensi medis yang rendah. "Banyak yang wanita yang takut dengan tren persalinan caesar dan intervensi lainnya jika melahirkan di rumah sakit," katanya.

Dalam data yang dikumpulkan MacDorman, terungkap bahwa melahirkan di rumah kebanyakan di lakukan oleh wanita berusia 35 tahun atau lebih, serta wanita yang sudah memiliki anak sebelumnya.

SHUTTERSTOCK

Persalinan di rumah juga biasanya dilakukan oleh wanita yang kehamilannya tidak beresiko dan bukan kehamilan kembar. Selain itu, remaja serta wanita yang tidak menikah juga jarang memilih alternatif melahirkan di rumah.

Saraswathi Vedam dari American College of Nurse-Midwives, serta praktisi persalinan di rumah, berpendapat bahwa wanita di Amerika saat ini semakin memahami keuntungan melahirkan di rumah.

"Ibu hamil dan keluarganya mulai mempertanyakan makin banyaknya intervensi saat persalinan dan mereka ingin mengontrol lingkungan di mana mereka akan bersalin," katanya.

Vedam menjelaskan, keuntungan melahirkan di rumah antara lain adanya privacy, kenyamanan, serta perhatian yang penuh dari orang-orang yang memiliki hubungan personal dengan si ibu.

Sumber :HealthDay News-Kompas
»»  read more

 
Cafe Bisnis Online