Setelah Pertamina 'teriak' karena mudahnya SPBU asing beroperasi di Indonesia, sementara Pertamina dipersulit membuka SPBU di negara lain seperti Malaysia maka pemerintah bakal memperketat izin operasi SPBU asing.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita Legowo mengatakan saat ini pemerintah sedang mengkaji, setiap SPBU Asing yang beroperasi di Indonesia wajib mendirikan kilang di Indonesia.

"Kebijakan tersebut sedang kami bahas, termasuk pengetatan izin operasi SPBU Asing di Indonesia," kata Evita di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

Permasalahan ini muncul saat Pertamina tidak mendapatkan kemudahan untuk membuka SPBU di Malaysia. Pertamina diwajibkan mendirikan kilang di Malaysia yang nilai investasinya mencapai US$ 20 miliar.


"Kita dipersyaratkan boleh bangun SPBU, tapi kita harus bangun kilang, investasinya kilang itu kan sampai US$ 20 miliar. Kita ke sana nggak mungkin, sementara mereka (Petronas) di sini dengan mudahnya, dengan investasi yang kecil," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun.

Menurut Evita, tidak hanya membahas kewajiban membangun kilang bagi SPBU asing, pihaknya juga saat ini sedang intensif untuk memproteksi pertamax apabila kebijakan perbatasan BBM bersubsidi diberlakukan serta pengambilalihan kuasa pendirian SPBU khususnya di daerah.

"Kami masih cari opsi-opsi untuk memproteksi pertamax, terutama dari segi harga. Kami juga bahas pengambilalihan kuasa izin mendirikan SPBU yang saat ini ada di tangan pemerintah daerah," tandasnya.

Sebelumnya beberapa anggota Komisi VII DPR mengancam akan merekomendasikan untuk mencabut izin-izin SPBU Petronas yang ada di Indonesia jika Malaysia terus mendiskriminasi Pertamina.

"Tolonglah Pertronas, kita kan serumpun, ya janganlah diskriminasi dengan Pertamina," kata Anggota DPR dari Komisi VII Heriyanto saat Rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Menurutnya, Indonesia selama ini sangat terbuka dengan perusahaan minyak asing, khususnya Pertronas yang merupakan perusahaan migas asal Malaysia.

"Di Indonesia saja ada beberapa SPBU Petronas, di Jakarta ada 14, Bandung ada 1, dan Medan ada 4. Ini terlihat kita begitu terbuka dengan saudara serumpun," ujarnya. Detik

0 komentar

Post a Comment

 
Cafe Bisnis Online